Menu

Mode Gelap
Filter AC Mobil Kotor? Ini Dampaknya dan Cara Merawatnya Agar AC Tetap Dingin Kementan Respons Anjloknya Harga Ayam di Tingkat Peternak, Siapkan Langkah Stabilisasi Aktivis Sumenep Soroti Dugaan Kejanggalan Penanganan Mobil Xpander di Polsek Sapudi Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Deposit Tembus Rp13,9 Triliun Kulit Kepala Berminyak: Penyebab, Cara Mengatasi, dan Tips Perawatan Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pemimpin Solusi Iklim Berbasis Hutan

Berita

Kementan Respons Anjloknya Harga Ayam di Tingkat Peternak, Siapkan Langkah Stabilisasi

badge-check


					Peternak ayam (Foto: Istimewa) Perbesar

Peternak ayam (Foto: Istimewa)

Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) menanggapi merosotnya harga ayam hidup (livebird) di tingkat peternak yang kini berada di bawah biaya pokok produksi (HPP). Pemerintah menilai kondisi tersebut dipicu oleh melimpahnya pasokan yang tidak sebanding dengan kemampuan pasar menyerap produksi.

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementan, Hary Suhada, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan kelebihan pasokan menjadi penyebab utama turunnya harga ayam di berbagai daerah. Ia mengakui harga jual di kandang saat ini telah berada di bawah HPP sehingga menekan kondisi ekonomi peternak.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kementan telah menerbitkan Surat Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor B-200/PK.230/F.2/06/2026 mengenai imbauan penyerapan ayam hidup di tingkat peternak serta pengendalian produksi DOC Final Stock (FS) broiler. Selain itu, pemerintah juga mengeluarkan Surat Nomor B-203/PK.230/F.2/06/2026 tentang stabilisasi harga dan penyerapan livebird yang diterbitkan pada 9 Juni 2026.

Menurut Hary, berbagai kebijakan tersebut bertujuan menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan, memperbaiki harga ayam hidup di tingkat peternak, serta memastikan keberlangsungan usaha perunggasan nasional.

“Pelaksanaan berbagai komitmen yang telah disepakati perlu terus dikawal dan dievaluasi agar memberikan dampak nyata bagi perbaikan kondisi perunggasan nasional,” ujar Hary, Sabtu (27/6/2026).

Selain mendorong penyerapan ayam hidup, pemerintah juga berupaya mengendalikan produksi DOC broiler agar rantai usaha perunggasan, mulai dari sektor hulu hingga hilir, dapat berjalan lebih sehat dan berkelanjutan.

Hary menegaskan, keberhasilan menjaga stabilitas industri perunggasan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan komitmen seluruh pelaku usaha. Ia juga menyoroti pentingnya ketersediaan data perunggasan yang akurat dan terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah sebagai dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran.

“Kami berharap terdapat data yang sinkron antara pemerintah pusat dan daerah. Karena itu, kami membutuhkan keterlibatan aktif dinas-dinas terkait untuk bersama-sama menyusun mekanisme dan langkah teknis dalam memperoleh data perunggasan yang akurat,” katanya.

Sementara itu, peternak ayam broiler mengaku kondisi di lapangan semakin berat akibat terus merosotnya harga jual ayam hidup. Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo) menyebut harga livebird di sejumlah wilayah, khususnya Jawa Barat, kini hanya berkisar Rp13.000 hingga Rp14.000 per kilogram.

Asep Saepudin dari Permindo mengatakan harga tersebut jauh di bawah biaya produksi yang saat ini telah mencapai sekitar Rp22.000 hingga Rp23.000 per kilogram akibat meningkatnya harga berbagai komponen produksi.

Dengan selisih harga yang cukup lebar antara biaya produksi dan harga jual, peternak berharap langkah stabilisasi yang dilakukan pemerintah dapat segera memberikan dampak nyata sehingga kerugian yang dialami peternak tidak terus berlanjut.

(Tim Red)

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Aktivis Sumenep Soroti Dugaan Kejanggalan Penanganan Mobil Xpander di Polsek Sapudi

27 Juni 2026 - 16:32 WIB

Polsek Sapudi

Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Deposit Tembus Rp13,9 Triliun

26 Juni 2026 - 22:35 WIB

Bareskrim

Indonesia Perkuat Posisi sebagai Pemimpin Solusi Iklim Berbasis Hutan

26 Juni 2026 - 15:11 WIB

iklim

Korlantas Polri Imbau Pengemudi Pasang Dashcam Demi Keselamatan

26 Juni 2026 - 14:06 WIB

dashcam

Dirut PT MMS Ditahan Bareskrim, Kasus Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit Diusut

26 Juni 2026 - 12:48 WIB

Dirut PT MMS Ditahan Bareskrim
Trending di Berita