Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan penyegaran di jajaran pimpinan wilayah. Kapolri memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) enam Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (4/7), sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.
Pergantian sejumlah Kapolda tersebut menjadi bagian dari mekanisme pembinaan karier yang rutin dilakukan Polri. Selain mendorong regenerasi kepemimpinan, rotasi jabatan juga bertujuan menjaga kesinambungan program kerja sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat di berbagai daerah.
Dalam upacara tersebut, jabatan Kapolda Aceh resmi diserahterimakan dari Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah kepada Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H.
Selanjutnya, posisi Kapolda Sumatera Barat berpindah dari Komjen Pol. Dr. Gatot Tri Suryanta, M.Si. kepada Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.
Di wilayah Jawa Barat, tongkat kepemimpinan diserahkan dari Komjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. kepada Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.
Sementara itu, jabatan Kapolda Kalimantan Barat kini diemban Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H. menggantikan Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.
Untuk wilayah Kalimantan Utara, Irjen Pol. Agus Wijayanto, S.I.K., S.H., M.H. dipercaya menggantikan Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. sebagai Kapolda.
Adapun di Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru, S.I.K., M.Han. resmi menerima estafet kepemimpinan dari Brigjen Pol. Gatot Haribowo.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang terus dilakukan untuk menjaga kualitas kepemimpinan sekaligus memperkuat kapasitas institusi dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
“Serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan penyegaran organisasi. Hal ini menjadi langkah strategis agar organisasi Polri semakin adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan tugas yang terus berkembang,” ujar Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir.
Ia menambahkan, rotasi pejabat merupakan mekanisme yang lazim dalam organisasi sebagai sarana pengembangan sumber daya manusia. Melalui proses tersebut, Polri diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas di tingkat kewilayahan sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat terus berjalan optimal.
Menurutnya, para pejabat yang mendapat amanah baru diharapkan dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas masing-masing, melanjutkan program yang telah berjalan, serta memperkuat fungsi pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
“Kami berharap para pejabat yang diberikan amanah baru dapat segera menyesuaikan diri, melanjutkan berbagai program yang telah berjalan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” tutupnya.
(Tim Red)









Komentar ditutup.