Jakarta – Kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Alexander Lukashenko ke Indonesia menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan diplomatik kedua negara. Presiden Prabowo Subianto menilai pertemuan tersebut tidak hanya mempererat persahabatan yang telah terjalin selama ini, tetapi juga membuka ruang bagi kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor.
Dalam sambutannya di Jakarta pada Kamis (2/7/2026), Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Lukashenko yang kembali datang ke Indonesia setelah lebih dari 13 tahun sejak kunjungan pertamanya. Menurutnya, kehadiran kepala negara Belarus itu merupakan sebuah kehormatan bagi pemerintah maupun masyarakat Indonesia.
“Ini adalah suatu kehormatan bagi Republik Indonesia, bagi rakyat Indonesia dan bagi saya pribadi untuk menyambut kunjungan yang mulia yang kedua kalinya ke Indonesia. Lebih dari 13 tahun yang lalu yang mulia melakukan kunjungan kepada Republik Indonesia dan sekarang yang mulia kembali ke Indonesia,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo juga mengenang kunjungannya ke Minsk pada 2025. Ia mengaku mendapat sambutan hangat dari pemerintah Belarus dan menilai pengalaman tersebut semakin memperkuat hubungan baik yang telah dibangun kedua negara.
Menurut Prabowo, hubungan yang telah terjalin selama ini menjadi modal penting untuk mengembangkan kemitraan yang lebih erat di masa mendatang.
“Kunjungan ini menandakan semakin erat hubungan persahabatan Indonesia dan Belarus,” kata Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden menegaskan bahwa Indonesia memandang Belarus sebagai mitra yang penting dalam hubungan bilateral. Pemerintah Indonesia, kata dia, berkomitmen menjaga komunikasi dan kerja sama di tingkat kepala negara agar hubungan kedua negara terus berkembang.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Prabowo menyatakan rencananya untuk melakukan kunjungan balasan ke Belarus pada kesempatan berikutnya. Langkah itu diharapkan dapat memperkuat dialog serta memperluas peluang kolaborasi yang saling menguntungkan.
Ia optimistis pertemuan dengan Presiden Lukashenko akan menghasilkan kesepakatan yang lebih konkret di berbagai bidang. Kerja sama yang dibangun, menurutnya, diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di kedua negara.
“Saya juga yakin momentum ini akan semakin memperkuat kemitraan Indonesia-Belarus dan membuka peluang kerjasama yang lebih luas dengan hasil nyata yang bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemakmuran kedua rakyat kita,” tutur Presiden Prabowo.
(Tim Red)









Komentar ditutup.