Menu

Otomatis

Berita

BKMT Situbondo Jalin Sinergi dengan PCNU, Perkuat Pembinaan Majelis Taklim hingga Tingkat Desa

badge-check

BKMT Situbondo Jalin Sinergi dengan PCNU (Foto: Istimewa) Perbesar

BKMT Situbondo Jalin Sinergi dengan PCNU (Foto: Istimewa)

Situbondo – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Situbondo melakukan kunjungan silaturahmi ke Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Situbondo, Senin (20/7/2026). Pertemuan yang berlangsung pukul 10.00–13.00 WIB tersebut menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara BKMT dan PCNU untuk memperkuat pembinaan majelis taklim di Kabupaten Situbondo.

Rombongan BKMT yang dipimpin Ketua BKMT Kabupaten Situbondo, Dr. Ny. Hj. Makhsusi Zakiyah, M. H.I., disambut langsung oleh Ketua PCNU Kabupaten Situbondo, Dr. KH. Muhyiddin Khotib, didampingi Wakil Katib PCNU, KH. Zakariya Al Ansori, S.Ag. M.Si, dan Zaini Muaamam, SH. beserta jajaran pengurus.

Dalam sambutannya, Dr. Ny. Hj. Makhsusi Zakiyah, M. H.I. menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan mempererat ukhuwah sekaligus membangun kolaborasi strategis antara BKMT dan PCNU. Ia menyampaikan bahwa BKMT, yang selama ini bermitra dengan Kementerian Agama Kabupaten Situbondo, berkomitmen memperluas sinergi hingga tingkat kecamatan dan desa melalui jaringan majelis taklim.

Ketua PCNU Kabupaten Situbondo, Dr. KH. Muhyiddin Khotib, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, kerja sama antara BKMT dan PCNU menjadi langkah penting dalam memperkuat dakwah Islam yang moderat melalui pembinaan majelis taklim di tengah masyarakat.

Suasana silaturahmi kemudian berlanjut dalam forum diskusi yang melibatkan berbagai unsur badan otonom (Banom) NU. Hj. Habibah dari unsur ASHARI menekankan pentingnya setiap majelis taklim maupun majelis zikir memiliki legalitas hukum agar memiliki kepastian organisasi dan dapat berkembang secara lebih terarah.

Sementara itu, Ustazah AI dari Muslimat NU menyoroti masih banyaknya majelis taklim yang berkembang di masyarakat tanpa memiliki struktur kepengurusan yang jelas. Kondisi tersebut dinilai memerlukan pendampingan yang berkelanjutan dari BKMT.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Bidang Organisasi BKMT, Ummi Salamah, menjelaskan bahwa BKMT bersama Kementerian Agama Kabupaten Situbondo siap memberikan pendampingan melalui penyuluh agama di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat untuk proses sosialisasi dan pengurusan legalitas majelis taklim.

Senada dengan itu, Bendahara BKMT, Hj. Zulfatin Imam Turmudzi, memaparkan tahapan administrasi yang perlu dipenuhi agar majelis taklim memperoleh legalitas, yakni membentuk kepengurusan secara struktural, mengajukan proposal ke KUA setempat, melampirkan dokumentasi kegiatan, menyampaikan surat permohonan legalitas, serta memiliki sedikitnya 15 anggota disertai visi dan misi organisasi yang tertulis.

Dari pertemuan tersebut, terdapat tiga poin penting yang menjadi kesepakatan bersama. Pertama, memperkuat sinergi antara BKMT dan PCNU Kabupaten Situbondo melalui koordinasi dan pembinaan berjenjang dari tingkat kabupaten hingga desa. Kedua, meningkatkan pembinaan majelis taklim sebagai upaya memperkuat dakwah Ahlussunnah wal Jamaah sekaligus mencegah masuknya paham-paham radikal yang dapat mengganggu kerukunan umat, bangsa, dan negara. Ketiga, melakukan pendataan, pembinaan, serta pendampingan administrasi bagi majelis taklim agar memiliki struktur organisasi dan legalitas hukum melalui KUA.

Koordinator Bidang Dakwah BKMT Kabupaten Situbondo, Ny. Hj. Rahmatillah Zaini, menegaskan bahwa keberadaan majelis taklim tidak boleh hanya berfokus pada kegiatan keagamaan semata. Menurutnya, majelis taklim harus mampu hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Majelis taklim harus menjadi ruang pemberdayaan umat, tidak hanya menguatkan aspek spiritual, tetapi juga mampu memberikan kontribusi dalam menyelesaikan persoalan sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Melalui pertemuan ini, BKMT dan PCNU Kabupaten Situbondo berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut dalam berbagai program nyata yang memberi manfaat bagi umat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat fungsi majelis taklim sebagai pusat dakwah, pembinaan, pemberdayaan masyarakat, serta solusi atas berbagai persoalan keumatan di Kabupaten Situbondo.

(Red – Tim Editor)

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Tim Macan Baluran Bekuk Dua Tersangka Curat, Diburu hingga Bali

3 Sep 2026 - 19:26 WIB

Tim Macan Baluran Bekuk Dua Tersangka Curat, Diburu hingga Bali

Bareskrim Bongkar Kasino di Sukoharjo, 30 Orang Jadi Tersangka

28 Agu 2026 - 13:38 WIB

Bareskrim Bongkar Kasino di Sukoharjo, 30 Orang Jadi Tersangka

Diduga Gelapkan Dana Rp. 1,65 Miliar, Istri Anggota DPR RI Dapil Madura Terancam Dilaporkan Polisi

27 Agu 2026 - 20:16 WIB

Diduga Gelapkan Dana Rp. 1,65 Miliar, Istri Anggota DPR RI Dapil Madura Terancam Dilaporkan Polisi

DPR Kejar Pengesahan RUU Perampasan Aset Sebelum Akhir 2026

25 Agu 2026 - 15:50 WIB

DPR Kejar Pengesahan RUU Perampasan Aset Sebelum Akhir 2026

Benarkah Madrasah di Besuki Boikot Kegiatan Agustus? Ini Penjelasan Ketua KKM dan Camat

16 Agu 2026 - 16:27 WIB

Benarkah Madrasah di Besuki Boikot Kegiatan Agustus? Ini Penjelasan Ketua KKM dan Camat
Trending di Berita