Situbondo, peristiwa.co // Momen tak terduga mewarnai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Situbondo di Yayasan Tahfidzul Qur’an Nurul Hikam, Kamis (22/10/2026).
Di tengah berlangsungnya rangkaian upacara, salah seorang pengurus Tanfidziyah PCNU Situbondo, Ust. H. Lukman Hakim, menunjukkan aksi heroik dengan memanjat tiang bendera demi memastikan prosesi pengibaran Sang Merah Putih dapat terlaksana.
Aksi tersebut dilakukan setelah tali pengerek bendera mengalami kendala sehingga tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya. Tanpa menggunakan peralatan khusus, Ust. H. Lukman Hakim dengan penuh keberanian memanjat tiang bendera untuk menyambungkan kembali tali yang diperlukan dalam prosesi pengibaran.
Dengan mengenakan pakaian putih dan sarung, ia berusaha mencapai bagian tiang yang cukup tinggi. Tindakan spontan tersebut menjadi salah satu momen menarik dalam pelaksanaan upacara Hari Santri Nasional tahun ini.
Apa yang dilakukan Ust. H. Lukman Hakim bukan sekadar upaya mengatasi kendala teknis, melainkan juga mencerminkan semangat pengabdian, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kelancaran kegiatan.
Di tengah momentum peringatan Hari Santri Nasional, aksi tersebut menghadirkan gambaran nyata tentang semangat santri yang tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan keagamaan dan pendidikan, tetapi juga melalui keberanian mengambil tindakan ketika menghadapi persoalan.
Peringatan Hari Santri Nasional sendiri menjadi momentum untuk mengenang perjuangan dan kontribusi kaum santri dalam mempertahankan kemerdekaan sekaligus meneguhkan komitmen kebangsaan.
Peristiwa yang terjadi di lingkungan Yayasan Tahfidzul Qur’an Nurul Hikam itu pun memberikan warna tersendiri bagi pelaksanaan upacara yang diselenggarakan PCNU Situbondo.
Aksi Ust. H. Lukman Hakim menjadi pengingat bahwa semangat pengabdian seorang santri tidak selalu hadir melalui pidato atau seruan, tetapi juga melalui tindakan nyata, keberanian, dan kesediaan mengambil tanggung jawab demi kepentingan bersama.
Di balik khidmatnya peringatan Hari Santri Nasional 2026, terselip sebuah kisah sederhana tentang pengabdian yang layak dikenang.
Penulis : Red
Editor : Red











Komentar ditutup.