Berita

Aktivis Sapudi Soroti Oknum P3K KUA Gayam Diduga Tak Pernah Berdinas, Kemenag Diminta Bertindak Tegas

×

Aktivis Sapudi Soroti Oknum P3K KUA Gayam Diduga Tak Pernah Berdinas, Kemenag Diminta Bertindak Tegas

Sebarkan artikel ini
IMG 20251011 123928
Foto SR Oknum P3K

Sumenep, Peristiwa.co // Seorang aktivis asal Kepulauan Sapudi menyoroti dugaan adanya oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang bertugas di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, namun disebut tidak pernah melaksanakan tugas sebagaimana mestinya.

Oknum tersebut berinisial SR, yang diketahui telah cukup lama berstatus sebagai tenaga P3K di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag). Berdasarkan keterangan sejumlah warga, SR disebut jarang, bahkan nyaris tidak pernah terlihat berdinas di KUA Gayam.

“Sangat disayangkan, ada oknum aparatur yang sudah digaji oleh negara tetapi tidak menjalankan tugasnya. Ini mencoreng citra ASN dan instansi Kementerian Agama di daerah,” ujar salah satu aktivis Kepulauan Sapudi yang enggan disebut namanya, Sabtu (11/10/2025).

Ia menilai ketidakhadiran oknum tersebut dalam melaksanakan tugas merupakan bentuk pelanggaran disiplin yang tidak boleh dibiarkan. Karena itu, pihaknya meminta Kementerian Agama Kabupaten Sumenep maupun Kemenag RI untuk segera turun tangan dan menindak tegas apabila benar terbukti terdapat unsur kelalaian atau penyalahgunaan kewenangan.

Pada waktu yang sama, media ini juga melakukan konfirmasi kepada salah satu rekan kerja SR di kantor yang sama. Ia mengaku heran dengan alasan ketidakhadiran SR yang disebut karena patah tulang dan keguguran.

“Masalah patah tulang di tangan kirinya itu sudah lama. Masak sekarang patah lagi? Baru tahu saya. Katanya juga keguguran dan dirawat di rumah suaminya di Pamekasan, apa benar iya ya?” ujar salah satu rekan kerja SR yang enggan disebut namanya.

Aktivis tersebut menegaskan bahwa Kemenag harus mengambil langkah tegas agar tidak menimbulkan preseden buruk di lingkungan aparatur pemerintahan.

“Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap lembaga pemerintah hanya karena segelintir oknum. Kemenag harus segera melakukan evaluasi dan pemeriksaan,” tegasnya.

Trending :
Polres Sumenep Tegur Kapolsek Sapudi Lantaran Joget Di Tiktok

Sementara itu, Kepala KUA Gayam, Ramli, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa SR memang sedang tidak bertugas karena tengah menjalani perawatan medis..

“Yang bersangkutan sedang dirawat karena mengalami keguguran dan patah tulang. Kami sudah memberikan teguran, dan SR juga sudah dipanggil ke Kemenag untuk dimintai keterangan. Namun, saat ini SR sudah bekerja di lingkungan Kemenag, bukan lagi di KUA,” jelas Ramli.

Hal senada disampaikan oleh Humas Kemenag Kabupaten Sumenep. Pihaknya menjelaskan bahwa SR saat ini masih dalam kondisi sakit dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit tempat suaminya bertugas.

“Kami sudah memanggil yang bersangkutan, tetapi hingga kini masih sakit,” pungkasnya singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari SR terkait kebenaran informasi bahwa dirinya tidak berdinas di KUA Gayam.

Penulis: Redaksi

Editor: Santre Malam