Menu

Mode Gelap
10 Fitur Baru iOS 27 Public Beta yang Wajib Dicoba, Siri Makin Pintar Redmi Note 17: Bocoran Spesifikasi, Harga, dan Jadwal Rilis Terbaru 2026 Pepes Tahu, Menu Sehat Kaya Protein yang Lezat dan Baik untuk Tubuh Diduga Tidak Menyerahkan Uang Titipan Rp15 Juta, Oknum Polisi Inisial RS Terancam Dilaporkan ke Propam Tips Memilih Corporate Gift yang Tepat untuk Meningkatkan Hubungan Bisnis Manfaat Kulit Buah Naga: Kandungan, Khasiat, dan Cara Mengolahnya dengan Aman

Berita

Diduga Tidak Menyerahkan Uang Titipan Rp15 Juta, Oknum Polisi Inisial RS Terancam Dilaporkan ke Propam

badge-check

Foto: Ilustrasi Polisi Perbesar

Foto: Ilustrasi Polisi

Sumenep – Seorang oknum anggota kepolisian Polres Sumenep berinisial RS diduga membawa kabur uang sebesar Rp.15 juta yang disebut merupakan titipan dari seorang ustaz di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Dugaan tersebut mencuat setelah disampaikan oleh pihak keluarga penerima uang yang mengaku hingga kini belum menerima dana dimaksud.

Sucipto, paman dari seorang perempuan bernama Zubaidah yang akrab disapa Mida, menuturkan bahwa persoalan bermula saat keponakannya meminta bantuan untuk menagih uang yang sebelumnya dipinjam oleh seorang ustaz di Sumenep.

Menurut Sucipto, setelah dilakukan penagihan, ustaz tersebut mengaku telah menitipkan uang sebesar Rp15 juta kepada seorang oknum anggota kepolisian yang bertugas di Polres Sumenep berinisial RS agar diserahkan kepada Zubaidah.

“Keponakan saya meminta bantuan agar uang tersebut ditagihkan. Setelah itu, pihak ustaz mengaku sudah menitipkan uang Rp15 juta kepada oknum polisi berinisial RS untuk diserahkan kepada Zubaidah. Namun hingga saat ini uang tersebut tidak pernah diterima oleh keponakan saya,” ujar Sucipto kepada wartawan.

Sucipto mengaku menyayangkan dugaan tersebut. Menurutnya, apabila benar uang tersebut telah dititipkan kepada RS, maka seharusnya dana itu segera disampaikan kepada pihak yang berhak menerimanya.

Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara baik-baik. Namun apabila tidak ada itikad baik dari pihak yang bersangkutan, keluarga berencana melaporkan dugaan tersebut kepada Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Sumenep untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, asisten ustaz yang diketahui bernama Asnawi membenarkan bahwa pihaknya telah mentransfer uang sebesar Rp15 juta kepada RS untuk disampaikan kepada Zubaidah.

“Benar, waktu itu saya yang mentransfer uang kepada RS. Transfer pertama pada tanggal 30 sebesar Rp5 juta, kemudian pada tanggal 9 kami transfer lagi Rp10 juta untuk dititipkan kepada Haji Mida. Saya baru mendengar kalau uang tersebut tidak diberikan kepada Ji Mida. Pantas saja hari ini saya beberapa kali menghubungi RS, tetapi nomor teleponnya sudah tidak aktif,” kata Asnawi.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari RS. Namun, nomor telepon yang bersangkutan tidak dapat dihubungi karena dalam kondisi tidak aktif.

Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan keterangan narasumber yang telah diwawancarai. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi RS maupun institusi Polres Sumenep apabila ingin memberikan penjelasan atau tanggapan atas dugaan yang disampaikan dalam pemberitaan ini.

(Red – Tim)

Facebook Comments Box

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Marc Marquez Naik ke Posisi Tiga Klasemen MotoGP 2026 Usai Juara di Sachsenring

13 Juli 2026 - 12:04 WIB

Marc Marquez

Indonesia Borong Emas dan Perak di World Climbing Chamonix 2026

12 Juli 2026 - 15:29 WIB

World Climbing Chamonix 2026

Polres Situbondo Tindak Balap Liar, 12 Pelanggar Ditilang

11 Juli 2026 - 13:54 WIB

Balap liar

Timnas Voli Putra Indonesia Bidik Juara SEA V Cup 2026

10 Juli 2026 - 12:43 WIB

Timnas Voli Putra Indonesia

Korupsi Dana Desa Jangkar Rugikan Negara Rp289 Juta, Dua Orang Jadi Tersangka

9 Juli 2026 - 19:52 WIB

Dana Desa Jangkar
Trending di Berita